I present you……mbeeeekkkk…

Cerita berawal dari seorang teman yang dikaruniai seorang bayi laki2.Untuk akikah, dia kemudian mempercayakan pada teman satu pengajian yang memang rada2 pandai dan rajin memasak gule kambing.Nnnnaaahhh….masak punya masak, kambing dua ekor, ternyata gemuk2.Dagingnya udah dibikin gule, udah dibikin buat campuran nasi goreng, bahkan dibuat tongseng dan sate kambing.Tapi ternyata masih ada yang tertinggal.Kepala kambing dua ekor masih utuh.Waaahh..terus terang, si teman pemasak tadi sama sekali blank mau diapakan dua kepala tak berdosa itu, karna untuk membuka bungkusannya pun dia serem, takut diplototin katanya.

Akhirnya teringatlah bahwa suamiku tercinta itu orang Bukittinggi asli, yang sudah menjadi rahasia umum, bisa memasak gule sendiri dengan cita rasa yang pas seperti di restoran padang.And then, dengan tangan terbuka, suamiku membawa pulang bungkusan besar berisi dua kepala kambing dan bermacam jeroan di dalamnya.Agak2 pusing juga nih nyonya rumah.Untuk beberapa hari rumah seperti tempat pembuangan sampah baunya X(, dan freezer bukan main penuhnya sama daging2 yang ternyata masih cukup banyak di dalam bungkusan tersebut.Setelah memastikan bumbu2 yang akan dipakai dengan suhu masak tertinggi alias bapak mertua, suamiku mulai mengolah kepala kambing dengan modal panci besar pinjaman hehehehe. Janji dengan teman sesama pecinta kepala kambing untuk mengundang mereka hari Kamis malam akhirnya berhasil terpenuhi.dan alhamdulillah, mereka puasssss……Meski para istri tak berani menikmati gulai nan sedap itu, karna kepala sudah mulai menyanyikan lagu January Christy..melayaaannngg….kepalaku melayaaannnggg…:)).Sebagai alternatif menu, nyonya rumah menambahkan mie goreng ceria dan perkedel jagung.Dan Upik Abuku yang rajin, tentu saja siap dengan gembolan Fred Meyernya yang isinya susu yogurt (agar suami tercinta ga mabok!), sayur asem yang ueeennnaaakkk tenan, dan acar bawang.Ahhh…..kenyang yaaaa….Di penghujung bulan menyambut bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari, alhamdulillah, kami masih diberi keluasan rejeki dan makanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: